Refleksi Imlek PKB, Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Wilianto Tanta Hadir

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 26 Januari 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Refleksi Imlek digelar PKB bersama warga Tionghoa di Season City Mall, Jakarta Barat, Jumat (24/1/2025). (Dok. PSMTI)

Acara Refleksi Imlek digelar PKB bersama warga Tionghoa di Season City Mall, Jakarta Barat, Jumat (24/1/2025). (Dok. PSMTI)

KENGPO.COM – Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta menghadiri undangan Refleksi Imlek tahun 2025.

Refleksi Imlek digelar PKB bersama warga Tionghoa di Season City Mall, Jakarta Barat, Jumat (24/1/2025).

Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin menyampaikan sambutannya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan persatuan Indonesia tetap kokoh setelah melewati berbagai tantangan seperti Pilpres hingga Pilkada.

Ada dua aspek penting yang membuat bangsa Indonesia bisa melewati Pemilu tanpa gejolak, yaitu menjunjung persaudaraan dan toleransi.

Dengan mengusung tema ‘Menjaga Bumi, Menjaga Kehidupan’, Gus Imin berharap semua pihak bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Hal itu karena bumi tidak hanya tempat lahir, akan tetapi juga tempat manusia hidup dan tumbuh.

“Kita wajib menjaga dan melestarikannya, serta mencegah kerusakan lingkungan demi ekonomi.”

“Menjaga bumi adalah bentuk rasa terima kasih kepada Tuhan yang memberi kita kehidupan.”

“Ini adalah kewajiban kita sebagai manusia untuk menjaga bumi sebagai tempat hidup kita,” ucap Gus Imin.

“Saya Muhaimin Iskandar beserta segenap keluarga besar PKB mengucapkan Selamat menyambut Tahun Baru Imlek, Gong Xi Fa Chai 2025.”

“Semoga Tahun Ular ini membawa berkah kedamaian, kesehatan, dan rejeki yang melimpah bagi kita semua.”

“Jagalah Bumi maka kita menjaga kehidupan. AMIN. (Cia Yo),” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Pengurus PSMTI Pusat serta tokoh lintas agama antara lain:

1. Budi Santoso Tanuwibowo (Konghucu)
2. Bhante Vijaya Kusuma (Buddha)
3. Kanjeng Astono (PHDI)

4. KH Saifullah Ma’shum
5. Pdt. Lorens Manuputy (Kristen)/Ketum Berani
6. Romo Hans (Katolik)

7. Ketum INTI Tedy Sugianto,
8. Ketum PTK Indonesia
9. Vinsen Effendi Lie dan tokoh masyarakat Tionghoa.

Artikel di atas, juga telah dipublikasikan di portal berita Tionghoanews.com. Terima kasih.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Hutannews.com 

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabarindonesia.com dan Hallokampus.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Kabarkalbar.com dan Jabarraya.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Harmoni Ruang Hidup: Memahami Filosofi Feng Shui Modern
Cap Go Meh 2026: Harmoni Multikulturalitas di Balik Lampion dan Barongsai
Tradisi Imlek: Lebih dari Sekadar Angpau, Merajut Kembali Kisah Keluarga
Cap Go Meh 2026: Harmoni Budaya di Tengah Hiruk Pikuk Perkotaan Indonesia
Tradisi Sembahyang Kubur: Menghidupkan Kenangan Leluhur di Tengah Perubahan Zaman
Cap Go Meh 2026: Harmoni Lintas Budaya di Ujung Perayaan Imlek
Jejak Rempah dalam Hidangan Peranakan: Warisan Rasa Tak Lekang Waktu
Merah: Lebih dari Sekadar Warna, Sebuah Simbol Energi dan Cinta

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:00 WIB

Harmoni Ruang Hidup: Memahami Filosofi Feng Shui Modern

Minggu, 20 September 2026 - 07:13 WIB

Cap Go Meh 2026: Harmoni Multikulturalitas di Balik Lampion dan Barongsai

Senin, 14 September 2026 - 07:03 WIB

Tradisi Imlek: Lebih dari Sekadar Angpau, Merajut Kembali Kisah Keluarga

Minggu, 13 September 2026 - 07:01 WIB

Cap Go Meh 2026: Harmoni Budaya di Tengah Hiruk Pikuk Perkotaan Indonesia

Jumat, 11 September 2026 - 07:03 WIB

Tradisi Sembahyang Kubur: Menghidupkan Kenangan Leluhur di Tengah Perubahan Zaman

Berita Terbaru