‘Hidupkan Jalan Buddha dan Bodhisattwa dengan Dukung Sangha’, Ekayana Arama Gelar Perayaan Kathina

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 23 Oktober 2024 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wihara Ekayana Arama menggelar kegiatan acara Perayaan Kathina 2568/2024. (Dok. Istimewa)

Wihara Ekayana Arama menggelar kegiatan acara Perayaan Kathina 2568/2024. (Dok. Istimewa)

KENGPO.COM – Wihara Ekayana Arama menggelar kegiatan acara Perayaan Kathina 2568/2024.

Bertemakan “Hidupkan Jalan Buddha dan Bodhisattwa dengan Mendukung Sangha“, berlangsung di Wihara Ekayana Arama, Duri Kepa, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Ribuan umat Buddha mengikuti perayaan Kathina 2568/2024 tersebut dengan khidmat yang juga dihadiri 52 biksu dan biksuni dan anggota Sangha Agung Indonesia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip Harianindonesia.com, adapun jumlah umat Buddha yang hadir diperkirakan mencapai 5.000 orang.

Perayaan Kathina adalah kesempatan bagi para umat perumah tangga untuk mendukung komunitas biksu dan biksuni.

Dengan memberikan persembahan kepada Sangha pada bulan bakti.

Kebajikan ini dilakukan setahun sekali, yaitu seusai para biksu dan biksuni tiga bulan melatih diri secara lebih intensif di satu wihara.

Ketua Umum Panitia Perayaan Kathina, Suanto Husada, dalam sambutannya menjelaskan soal perayaan ini.

Sesuai tema “Hidupkan Jalan Buddha dan Bodhisattwa dengan Mendukung Sangha“, berharap agar semua yang umat hadir untuk terus berkomitmen

Untuk memuliakan dan bersumbangsih kepada para sangha sebagai ujung tombak dalam ajaran Buddha.

Dan Kebajikan ini dilakukan setahun sekali, seusai para biksu dan biksuni tiga bulan melatih diri secara lebih intensif di satu wihara.

Perayaan Kathina diawali dengan Pindapata pada pk. 08.00, dan dilanjutkan pada pk. 09.00 dengan Pujabhakti dan Sanghadana.

Tuntunan Sila diberikan oleh Kepala Wihara Ekayana Arama, Bhante Aryamaitri Mahasthavira. Wejangan Kathina disampaikan oleh Bhante Saddhanyano Mahathera.

Dalam perayaan Kathina tahun ini, pada saat bermeditasi umat Buddha mendoakan perdamaian dunia dapat terwujud.

Berharap agar dunia dapat segera terbebas dari peperangan yang kini masih sedang terjadi terutama di Timur Tengah.

Pada hari yang bertepatan dengan Pelantikan Presiden tersebut, mereka juga mendoakan semoga pemerintahan baru dapat benar-benar menjalankan kewajibannya.

Semoga negara dan bangsa Indonesia senantiasa bersatu dan bergotong royong, dan semoga masyarakat Indonesia semakin adil dan makmur.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Harianmalang.com dan Malukuraya.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Menguak Jejak Singa Utara: Sejarah Barongsai di Tanah Air
Kue Keranjang: Manisnya Harapan dan Lika-liku Perjalanan Hidup
Menguak Jejak Barongsai: Dari Ritual Kuno hingga Identitas Nusantara
Jejak Manis Pedas Warisan Peranakan: Melestarikan Resep Leluhur di Dapur Modern
Ritual Qingming: Merajut Kenangan Indah dengan Leluhur di Tengah Zaman Modern
Merah: Menguak Energi dan Makna Warna Paling Berani di Sekitar Kita
Lentera Merah Imlek: Menguak Makna Mendalam Tradisi Warisan Leluhur
Merajut Ingatan di San Diego Hills: Tradisi Sembahyang Kubur Era Modern

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:00 WIB

Menguak Jejak Singa Utara: Sejarah Barongsai di Tanah Air

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:01 WIB

Kue Keranjang: Manisnya Harapan dan Lika-liku Perjalanan Hidup

Senin, 13 Juli 2026 - 07:06 WIB

Menguak Jejak Barongsai: Dari Ritual Kuno hingga Identitas Nusantara

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:03 WIB

Jejak Manis Pedas Warisan Peranakan: Melestarikan Resep Leluhur di Dapur Modern

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:06 WIB

Ritual Qingming: Merajut Kenangan Indah dengan Leluhur di Tengah Zaman Modern

Berita Terbaru

Pertunjukan barongsai yang penuh semangat di Indonesia, menunjukkan perpaduan apik antara tradisi Tionghoa dan kehangatan budaya lokal. Tarian ini melambangkan kegembiraan dan harapan, serta menjadi ikon penting dalam perayaan tahun baru Imlek.

KOMUNITAS

Menguak Jejak Singa Utara: Sejarah Barongsai di Tanah Air

Jumat, 17 Jul 2026 - 07:00 WIB