BEIJING, 16 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Linyi Trade City, pusat perdagangan komoditas di Provinsi Shandong, Tiongkok bagian timur, baru-baru ini membuka pusat pengadaan internasional yang memudahkan pembeli asing mencari berbagai kebutuhan dalam satu gedung.
Pusat tersebut kini menaungi 324 perusahaan. Masing-masing terhubung dengan lebih dari 10 produsen di sektor hulu dalam rantai pasok sehingga menawarkan beragam pilihan produk bagi pembeli dari luar negeri.
Berbagai produk lokal yang kompetitif, mulai dari bahan bangunan, mesin, perangkat keras, alat pelindung diri, perlengkapan rumah tangga hingga kebutuhan sehari-hari, dihimpun dan ditampilkan dalam satu lokasi dengan layanan dwibahasa.
Pada hari pembukaannya, tepatnya pada 28 September, pusat tersebut menarik lebih dari 100 pembeli asing. Staf penjualan di gerai sebuah perusahaan perdagangan bahan kimia lokal bahkan melayani beberapa rombongan pembeli dari luar negeri.
Untuk memudahkan transaksi antara pedagang lokal dan mitra asing, Linyi Trade City membentuk tim khusus yang menyediakan layanan perdagangan luar negeri. Langkah ini menjadi pembeda pusat tersebut dari pusat pengadaan sejenis.
Tim ini juga membantu pedagang memperoleh pesanan melalui platform e-commerce serta mengurus berbagai prosedur terkait, mulai dari deklarasi kepabeanan dan pemesanan kapal hingga penyelesaian kepabeanan di negara tujuan serta pengiriman ke gudang di luar negeri.
Dengan dukungan tim tersebut, staf penjualan yang menguasai bahasa asing di setiap gerai cukup berfokus melayani pembeli asing. Tahapan transaksi lainnya ditangani oleh tim layanan perdagangan luar negeri.
Sebagai pusat perdagangan komoditas regional yang menaungi berbagai pasar grosir khusus, Linyi Trade City optimistis dapat membantu pedagang setempat memasarkan lebih dari enam juta jenis produk lokal ke pasar global.
Jika sebelumnya harus menghabiskan enam hingga tujuh hari untuk berkeliling di pasar-pasar grosir Linyi Trade City, pembeli asing kini dapat menemukan dan membeli berbagai produk yang diminati dalam satu gedung.
Di lantai teratas, pusat tersebut juga menampung pelaku usaha konsolidasi barang berpengalaman yang memiliki jalur ekspor sendiri. Mereka dapat mencari barang sesuai kebutuhan pembeli asing, sementara importir dari luar negeri juga dapat memilih produk secara langsung.
Fasilitas lain yang tersedia mencakup kawasan industri e-commerce lintasnegara dan kawasan logistik internasional. Keberadaan fasilitas ini memangkas biaya transportasi lintasnegara untuk produk terkait sekitar 20%, serta mendukung terbentuknya ekosistem perdagangan luar negeri yang kompetitif. Ekosistem tersebut mencakup seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemilihan produk, pameran, transaksi, logistik hingga pembayaran.
Selain fasilitas perdagangan dan logistik, pusat pengadaan internasional Linyi Trade City menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pembeli asing, termasuk hotel internasional, makanan halal, dan dukungan multibahasa. Dengan layanan profesional dan ramah tersebut, pusat ini menyambut pelaku perdagangan dari seluruh dunia.
Tautan artikel: https://en.imsilkroad.com/p/352547.html





