Konferensi ASEAN Chinese Clans Association 2024 Berdayakan Pertukaran Pemuda Tionghoa di ASEAN

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 9 Desember 2024 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PSMTI Wilianto Tanta mengatakan pertemuan ASEAN Chinese Clans Association (ACCA) merupakan momentum silaturahmi, pertukaran budaya, dan juga sebagai ajang pertemuan bisnis.

Ketua PSMTI Wilianto Tanta mengatakan pertemuan ASEAN Chinese Clans Association (ACCA) merupakan momentum silaturahmi, pertukaran budaya, dan juga sebagai ajang pertemuan bisnis.

KENGPO.COM – Sekitar 500 orang perwakilan organisasi marga Tionghoa dari berbagai negara di Asia Tenggara menghadiri Konferensi ASEAN Chinese Clans Association (ACCA) ke-11 2024.

Kegiatan komunitas Tionghoa tersebut berlangsung di Jakarta selama 4 hari, mulai tanggal 8 hingga 11 Desember 2024.

Pertemuan kali ini menyoroti peran penting pemuda dalam melestarikan budaya Tionghoa di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) ini dihadiri delegasi dari tujuh negara ASEAN.

Yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Myanmar, Kamboja, Vietnam, serta perwakilan dari China.

Ketua PSMTI Wilianto Tanta mengatakan pertemuan ini merupakan momentum silaturahmi, pertukaran budaya, dan juga sebagai ajang pertemuan bisnis.

“Konferensi ACCA ini bertujuan mempersatukan seluruh organisasi marga dan komunitas Tionghoa se-ASEAN guna mempererat hubungan yang telah terjalin,” kata Wilianto saat membuka acara itu.

Konselor dari Kedutaan Besar China untuk Indonesia Wang Siping turut membuka konferensi tersebut.

Seraya menyampaikan harapan agar komunitas Tionghoa dapat terus memperkuat persahabatan antara China dan negara-negara Asia Tenggara.

Konferensi ini juga mempertemukan puluhan pemuda yang kemudian mendeklarasikan pembentukan organisasi pemuda Tionghoa di Asia Tenggara.

Inisiatif ini diharapkan bisa menjaga keberlanjutan hubungan persahabatan yang telah terjalin melalui konferensi ACCA setiap tahunnya.

Sekretaris Jenderal ACCA Thailand Huang Han Liang mengapresiasi komunitas pemuda Tionghoa Indonesia yang aktif mempromosikan budaya lokal.

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya mengembangkan komunitas pemuda Tionghoa di berbagai negara untuk mendukung pelestarian budaya lokal.

Beberapa agenda pertemuan ini antara lain forum pemuda, pencocokan bisnis (business matching), penanaman pohon, serta tur kota di Jakarta.***

Berita Terkait

Mengurai Filosofi Feng Shui: Bukan Mistik, Melainkan Sains Penataan Ruang Hidup
Merah: Lebih dari Sekadar Warna, Sebuah Simbol Energi dan Keberanian
Jejak Rasa Peranakan: Melacak Warisan Kuliner Nusantara yang Tak Lekang Zaman
Merayakan Budaya Teh: Lebih dari Sekadar Minuman Hangat Penenang Jiwa
Melacak Jejak Rasa: Warisan Kuliner Peranakan yang Tak Lekang oleh Waktu
Menguak Jejak Singa Utara: Sejarah Barongsai Indonesia yang Berliku
Mengurai Benang Keberuntungan: Filosofi Feng Shui dalam Tata Ruang Hidup Modern
Jejak Rempah dan Kisah Asmara di Piring Peranakan Nusantara

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Mengurai Filosofi Feng Shui: Bukan Mistik, Melainkan Sains Penataan Ruang Hidup

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Merah: Lebih dari Sekadar Warna, Sebuah Simbol Energi dan Keberanian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Jejak Rasa Peranakan: Melacak Warisan Kuliner Nusantara yang Tak Lekang Zaman

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Merayakan Budaya Teh: Lebih dari Sekadar Minuman Hangat Penenang Jiwa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Melacak Jejak Rasa: Warisan Kuliner Peranakan yang Tak Lekang oleh Waktu

Berita Terbaru